Salah satu ciri pendidikan modern adalah memperkenankan murid untuk mengenali kebutuhan dan minat mereka. Dalam perannya, guru bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendukung perkembangan murid menggapai kepercayaan diri.
Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kompetensi dalam melaksanakan tugas yang relevan dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja.
Mendorong eksplorasi potensi siswa agar menemukan bakat yang tidak disadarinya. Diharapkan mereka bisa memanfaatkan dan merealisasikan potensi tersebut.
Orang tua perlu merumuskan tujuan pendidikan anak. Saat homeschooling menjadi pilihan, orang tua harus bersedia membimbing dan mengawasi proses belajar anak. Diskusikan bersama kami untuk menentukan metode pembelajaran dan jadwal yang efektif.
Calon siswa baru diwakili oleh orang tua / wali murid menghubungi pihak sekolah untuk memastikan hal-hal berikut:
Sekolah menjadwalkan wawancara dengan calon siswa bersama orang tua. Pastikan untuk memahami hal-hal berikut:
Orang tua murid inisiatif melakukan proses pendaftaran secara lengkap. Berikut tahapan yang perlu diselesaikan:
Sekolah melakukan pendataan ke Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan mengirimkan modul elektronik serta tercetak. Sekolah komitmen mendukung:
Siswa dinyatakan sebagai siswa baru di THS dan bisa mengikuti pembelajaran, yang diawali dengan:
Sewaktu mengajar murid, guru mempertimbangkan aspek fisik, emosional, spiritual, artistik hingga intelektual. Metode pengajaran bersifat dinamis karena memuat implementasi untuk memecahkan masalah dalam cakupan lintas disiplin ilmu.
Kami memastikan kepribadian, sikap kerja, dan kecenderungan perilaku guru bisa dikenali dan sejalan dengan budaya sekolah. Ini meningkatkan produktivitas pembelajaran murid.
Kami melatih guru agar inovatif mengembangkan modul pembelajaran dan kreatif dalam memecahkan kejenuhan murid selama kegiatan. Ini memelihara atensi siswa lebih efektif.